Langsung ke konten utama

Postingan

Jangan sepelekan kebaikan dan keburukan, sekecil apapun itu! :)

Selasa, 30 Juli 2013 Hari ini adalah hari ke-25 aku berada di Pare dan besok sore aku harus segera meninggalkan tempat yang menyenangkan ini. Saat ini aku sedang sangat ingin menulis. Aku ingin menulis apa yang aku dengarkan dari khutbah imam shalat Tarawih tadi. Sungguh, khutbah yang beliau sampaikan begitu meninggalkan kesan yang mendalam dan sedikit banyak membuatku berintrospeksi. Dan aku pikir, aku harus menyampaikan kepada orang lain agar ilmu ini tidak berhenti hanya sampai kepadaku. Apalah gunanya banyak ilmu jika tidak kita ajarkan kepada orang lain? J Jangan pernah menyepelekan kebaikan sekecil apapun itu! Jika anda penggemar surat Luqman (seperti saya :p), anda tentu tidak akan asing dengan ayat ini : Allah   Ta’ala   berfirman, يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ “(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya j...

JUJUR

“Kejujuran itu adalah ketenangan, sementara kebohongan adalah kegelisahan” (HR. Bukhari) Saat berbuat jujur (terhadap Allah dan dirimu sendiri), engkau akan merasa tenang dan tenteram. Demikian pula ketika engkau jujur terhadap orang lain. Tetapi tatkala berbuat dosa atau mengkhianati orang maka hatimu menjadi gelisah… Tinggalkan kegelisahan itu, beristighfarlah lalu, bersikaplah jujur. Nabi Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila seorang hamba berbohong , Malaikat yang menyertainya akan menjauh sekitar satu mil karena bau busuk perbuatannya” (HR. At turmudzi) Jika Malaikat menjauh, artinya hilanglah rahmat Allah. Lalu, pastilah Allah murka kepadamu… setelah itu yang akan mendekat mu adalah syaitan . Karena itu berhati-hatilah, jangan berbohong. Sebab kebaikan datang bersama saudaranya (kejujuran). Demikian pula dengan keburukan, ia datang bersama saudaranya… Selanjutnya, untuk melatih kejujuran ini Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Berikan jaminan k...

Profil Personal Rosita Handayani

Look at my personality profile.

Batal ikut Kuliah Kerja Nyata ke Papua?

Batal ikut Kuliah Kerja Nyata ke Papua? Ahh fakta yang menyakitkan....... Dari awal saya menjadi mahasiswa baru UI, saya sudah memiliki keinginan yang begitu kuat untuk mengikuti kegiatan ini. Ya, kuliah kerja nyata(K2N) UI adalah sebuah kegiatan yang bagi saya amat sangat menantang. Bayangan saya waktu itu adalah saya akan berada di sebuah wilayah perbatasan yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota, bahkan bisa jadi saya akan ditempatkan di daerah yang sangat terpencil yang tidak ada di peta Indonesia. Saya membayangkan saya akan mengajari anak-anak baca tulis, memberikan pemahaman kesehatan dan pola hidup yang baik kepada masyarakat, membatu kegiatan pembangunan desa, dan mengembangkan potensi-potensi penduduk di wilayah perbatasan. Saya ingin mereka merasakan kasih sayang dari saudaranya sesama Indonesia, saya ingin mereka merasakan bahwa mereka punya Indonesia dan mereka adalah bagian dari Indonesia. Tahun pertama kuliah, saya tidak bisa mengikuti kegiatan ini karena ...

“BEASISWA LPDP, BEASISWA CALON PEMIMPIN BANGSA”: INFO & TIPS SEORANG REVIEWER :)

Apakah kamu pengin  sekolah S2  atau  S3  di  Dalam Negeri  atau malah ke  Luar Negeri 100% GRATIS  plus Dapet  Tunjangan Hidup Bulanan  &  Penelitian?  Apakah kamu  kekurangan dana untuk menyelesaikan Tesis S2 kamu atau Disertasi S3  kamu (dalam negeri maupun luar negeri)? Apakah kamu salah satu anak bangsa yang  berada di daerah terpencil/tertinggal/perbatasan  dan punya tekad kuat untuk S2/S3 di dalam/luar negeri? Apakah kamu salah satu anak bangsa yang pernah  punya prestasi di bidang Olimpiade Sains dan Teknologi, olah raga dan seni/ budaya di tingkat Nasional/ Internasional  dan punya tekad kuat untuk S2/S3 di dalam/luar negeri? Kalau kamu salah satu diantaranya, atau Bapak/Ibu memiliki mahasiswa atau kenalan/keluarga yang termasuk diantaranya, Alhamdulillaaah kini makin banyak saja berbagai beasiswa disediakan oleh pemerintah kita, salah satu yang terbaru yakni...

Subsidi BBM Memperlancar atau merusak pembangunan bangsa Indonesia?.

Tulisan berikut adalah tulisan Pak Tatang yang saya salin sebagaimana aslinya, tanpa membetulkan kesalahan-kesalahan tulis yang mungkin ada di dalamnya. Selamat membaca. =================== Rekan-rekan di BKK-PII, Terlampir adalah tulisan saya yang berjudul "Subsidi BBM : Memperlancar atau merusak pembangunan bangsa Indonesia?". Minggu sore tanggal 26 Mei lalu, tulisan itu saya kirim via email ke Redaktur Opini Harian Kompas dengan permohonan agar dapat dipertimbangkan untuk dimuat dalam Rubrik Opini harian tersebut. Karena tak ada berita, tetapi juga nggak dimuat, hari Minggu tg 2 Juni saya mengirim email lagi kepada Redaktur Opini, menanyakan apakah tulisan tersebut telah diterima dan apakah telah dipertimbangkan untuk bisa/tidak-bisa dimuat dalam Rubrik Opini. Dua hari kemudian, Selasa tg 4 Juni, saya menerima jawaban bahwa tulisan tersebut tak dapat dimuat dengan pertimbangan "topik yang sama telah ada yang membahas sebelumnya" (walaupun...