Langsung ke konten utama

Postingan

Hidup itu proses belajar, maka nikmatilah prosesnya :)

Perjalanan dari Sragen ke Depok tidak hanya bisa saya tempuh dengan kereta jurusan Jatim-Jakarta kemudian naik CL sampai Depok. Bisa Lewat Bandung, naik bus, naik kereta, naik motor, bahkan jalan kaki... Begitu juga dalam mencapai sebuah tujuan. Jika jalan 1 gagal, masih ada jalan lain yang bisa saya tempuh, selama saya masih punya tekad yang sama untuk sampai di titik itu. Because, ... The best way to make my dreams come true is to wake up!!!

Follow Your Passion :)

Jika Anda ingin berbahagia selama satu jam, silakan tidur siang. Jika Anda ingin berbahagia selama satu hari, pergilah berpiknik. Bila Anda ingin berbahagia seminggu, pergilah berlibur. Bila Anda ingin berbahagia selama sebulan, menikahlah. Bila Anda ingin berbahagia selama setahun, warisilah kekayaan. Jika Anda ingin berbahagia seumur hidup, cintailah pekerjaan Anda -Promod Brata- Kalimat yang diucapkan oleh Promod Brata mengenai passion ini adalah kalimat ke-5 yang paling saya sukai setelah 4 kalimat sakti yang saya temukan dalam Al quran.  Nah, kata-kata beliau inilah yang akan mengawali jari saya untuk menulis mimpi saya disini. Mengapa mimpi perlu ditulis? Karena saya percaya bahwa saya bisa meraih apa yang saya impikan dengan memasang tulisan mimpi-mimpi saya itu 5 cm di depan kening saya*efek nonton 5cm* Ketika kita membicarakan mimpi, kita mungkin akan disibukkan beberapa memori-memori kita saat kita kecil dulu. Ya, kebanyakan memang ...

Khadijah binti Khuwalid, Kado Allah untuk Muhammad

Masih menempel lekat diingatanku saat beberapa hari yang lalu aku berbincang-bincang dengan teman dekatku Alizeti. Kalau ketemu, kami memang sering membicarakan banyak hal, dari yang galau hingga yang serius sampai-sampai membutuhkan referensi khusus untuk membalas statement pihak satu dengan yang lainnya *agak lebay. Waktu itu kami berbincang-bincang soal pernikahan kak Eza dan kak Luqman. Sembari menunggu berlangsungnya akad, kami duduk cantik di bagian belakang sambil membahas masa depan, kapan berniat "mengakhiri" masa lajang (perlu diingat : LAJANG, bukan JOMBLO!), hal-hal yang terjadi dalam sebulan terakhir, tahun depan mau kemana dan sebagainya. Ditengah obrolan yang mengalir cukup renyah itu, entah kenapa saat itu perbincangan kami tertuju pada topik : wanita yang istimewa. Dan ternyata pikiran kami tertuju pada sosok yang sama : Khadijah binti Khuwalid. Kami mendiskusikan kenapa akhirnya Khadijah menempati posisi istimewa sebagai istri rasulullah, versi kam...

Mawar yang akan selalu mengagumi Melati, Ana Uhibbuki Fillah Kak Eza......

Aku mungkin bukan orang seromantis Alizeti saat dia menggoreskan pena-pena saktinya dalam sebuah tulisan yang penuh bius misteri, tapi dalam kesempatan ini aku ingin menuliskan setiap bait cinta yang ingin aku nyanyikan dihari bahagiamu, semoga tulisan sederhana tidak mengurangi apresiasi dan kekagumanku padamu Dua tahun bukanlah waktu yang sebentar bagiku untuk mengenal dan jatuh cinta kepadamu. Aku menyadari bahwa tidak ada alasan bagiku untuk tidak jatuh cinta pada setiap detail kebaikan yang ada pada dirimu. Ibarat bunga, bagiku kau adalah melati. Bunga melati mengajariku untuk tidak bersikap sombong dan angkuh. Kita tidak usah mengatakan bagaimana wanginya diri kita. Karena orang akan mengetahui itu dengan sendirinya. Melati tak pernah berdusta dengan apa yang ditampilkannya. Ia tak memiliki warna dibalik warna putihnya. Ia juga tak pernah menyimpan warna lain dalam berbagai keadaannya, apapun kondisinya, panas, hujan, terik ataupun badai yang datang ia tetap putih. ...

Mengapa kita tidak boleh menciptakan keputusasaan pada orang lain?

Kisah pertama Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda : Pada jaman Bani Israil dulu, hidup dua orang laki-laki yang berbeda karakternya. Salah seorang suka berbuat dosa dan yang lainnya rajin beribadah. Setiap kali orang yang ahli ibadah ini melihat temannya berbuat dosa, ia menyarankan untuk berhenti dari perbuatan dosanya. Suatu kali orang yang ahli ibadah mendapatinya berbuat dosa, maka ia berkata :’Berhentilah dari berbuat dosa’.Dia menjawab:’Jangan pedulikan aku, terserah Allah akan memperlakukan aku bagaimana. Memangnya engkau diutus untuk mengawasi aku?’. Laki-laki ahli ibadah itu menimpali :’Demi Allah, dosamu tidak diampuni olehNya atau Dia tidak akan memasukkan kamu ke dalam surga’. Kemudian Allah mencabut nyawa kedua orang itu, kemudian mereka berdua menghadap Allah Rabbul’Alamiin. Allah SWT berfirman kepada lelaki ahli ibadah, “Apakah kamu lebih mengetahui daripada Aku? Ataukah kamu dapat merubah apa yang telah berada dalam kekuasaan ta...